agama

Pandemi: Ujian Kesadaran Kita

usman_admin Penulis
2 menit baca 5 kali
Daftar Isi
  • Memuat...

ADA-hal yang menarik saat penulis membaca buku Fikih Pandemi: Beribadah di Masa Wabah, karya Faried F. Saenong, dkk., yang diterbitkan oleh NUO Publishing, Tahun 2020. 

Buku ini walau sudah beredar versi PDF-nya di jagad medsos, namun penulis lebih mantap setelah mencetak atas buah oleh-oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Semarang, H. Achmad Fuad. 

Buku saku terkait bagaimana beribadah di masa pandemi ini cocok untuk melengkapi pemahaman penulis sebagai guidenlines, meminjam bahasa Prof. Nasaruddin Umar dalam pengantarnya. Tujuannya, ikut menahan ‘diri’ beribadah di rumah, tidak ke masjid. 

Mengutip sedikit kalimat pada halaman 10-11, ulama dan pemerintah menganjurkan untuk salat di rumah. Anjuran beribadah di rumah menjadi new normal (keadaan normal baru yang bersifat sementara), yang sama sekali tidak menggugurkan pahala dan keutamaan berjamaah dalam ibadah. 

Beribadah di rumah bahkan mendapat kelebihan pahala karena kebersamaan turut menghindarkan orang lain dari bahaya. Dasarnya ‘la dharara wa la dhirara’ bahwa ibadah tidak boleh berbahaya bagi dirinya atau membahayakan orang lain.

Jika demikian adanya, bila pembaca semua dianugerahi sebagai pemimpin hari ini, kemudian ‘rakyat’ tidak pada patuh terhadapnya, bagaimana perasaan pembaca sebagai pemimpin? Padahal, apa yang dilakukannya untuk memprioritaskan kemaslahatan bangsa. Apalagi, ketaatan kita pada pemimpin ulil amri adalah salah satu bentuk ketaatan kita juga kepada Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana firman Allah, surat an-Nisa:59.


Coba bayangkan, tidak usah jauh-jauh. Bila pembaca pemimpin keluarga, lalu tidak ditaati istri dan anak, bagaimana sakitnya? Tentu, sakitnya tuh di sini, di dalam hatiku, pas kena hatiku, jawab Cita Citata!


Di sinilah dibutuhkan kesadaran bersama, bahwa wabah Covid-19 adalah musuh bersama manusia. Kita yang beragama Islam juga diminta peran serta kesadarannya untuk ikut memutus mata rantai penyebarannya. Ya kita, keluarga kita, dan lingkungan kita dibutuhkan tindakan nyata untuk stay at home dalam ibadah.

Catatan: Usman Roin
Semarang, 6 Ramadan 1441 H

Tag:
Ditulis oleh

usman_admin

Penulis di Usman Roin.

Lihat semua artikel
Favicon
Site Icon Update New-Patch.4.0 (Anti PHP-2-Shell Edition) · Aktif

Melindungi Ekosistem Digital usmanroin.com

Selamat datang di era keamanan baru bersama Guardian Dome. Sistem keamanan cerdas yang aktif mengisolasi dan memblokir ancaman secara mandiri dengan mekanisme pertahanan otonom yang dikelola oleh Cyber Defense & Security Operations (SEC-OPS usmanroin.com) untuk memantau, menganalisis, dan merespons ancaman secara otomatis di seluruh ekosistem digital usmanroin.com — secara real-time, 24 jam nonstop.

📡 Pemantauan Real-time
Memantau aktivitas dan lalu lintas sistem secara langsung dan berkelanjutan.
📊 Analisa Perilaku
Mengenali pola akses yang tidak wajar dari pengguna maupun bot.
🛡️ Anti PHP-2-Shell & RCE
Memblokir injeksi Webshell, eksekusi kode jarak jauh (RCE), dan script ilegal.
📁 Malicious Upload Shield
Memindai unggahan berkas dari penyelundupan ekstensi dan tag PHP berbahaya.
🔒 Blokir Total (Auto-Ban)
Memasukkan IP mencurigakan ke blacklist pemblokiran total seketika.
⚡ Mitigasi Otomatis
Merespons dan menangani ancaman tanpa menunggu tindakan manual.