pendidikan

Manfaat Pelatihan untuk Belajar Menulis

usman_admin Penulis
3 menit baca 12 kali
Daftar Isi
  • Memuat...

PELATIHAN-menulis bagi yang membutuhkan (guru, dosen, dan siapa saja) patut diikuti. Hanya saja calon peserta perlu selektif memilih sarana menulis lewat pelatihan. Apalagi pelatihan yang berbayar. Karena jangan sampai hanya berkutat pada teori tanpa praktek. Justru pelatihan menulis yang baik bagi penulis, ketika sisi teoritis disampaikan sisi praktek juga aplikasikan. Akan lebih afdol bila sertai dengan hasil “artikel tayang beneran”.  

Hadirnya sarana pelatihan jika hanya dua komponen yang diberikan, memang dari sisi komunikasi cukup. Hanya saja, akan ada kebingunan baru peserta pasca pelatihan yakni, apakah tulisan yang dihasilkan dimuat atau tidak?


Terlebih keresahan penulis pemula ini bila tidak ada media yang lunak terhadap keperfekkan tulisan artikel, tentu tidak akan berbuah bertupa terbitnya di media. Hanya sampai pada pelatihan yang tanpa hasil. Sehingga inilah gunanya ada media yang memberi ruang pemuatan. Sehingga hasil pemuatan (baik cetak meupun online) adalah “buah” yang nyata dirasakan. Walau secara ideal, tulisannya bisa dimaklumi. Karena yang dipentingkan bukanlah itu, melainkan sisi membangun kebiasaan menulis di tengah iklim menulis yang belum membudaya itulah goal-nya.


Menjadi terbiasa menulis tentu menjadi cita-cita semua orang. Tak terkecuali guru. Apalagi guru adalah gudangnya ilmu. Bila tidak dibagikan tentu buahnya tidak terasa. Maka agar buahnya bisa terasa, “berbagi” lewat tulisan adalah hal ideal. Dari praktek mengajar yang menjadi best praktis, tentu menjadi tidak begitu dibutuhkan oleh yang terdekat. Justru yang jauh sangat membutuhkan hal itu. 


Jika lewat tulisan, maka semua orang “guru” bisa membaca, menimbulkan motivasi, untuk kemudian dimodifikasi sebagaimana konteks lembaganya. Sisi yang lain, best praktis tersebut bila hanya disimpan tentu akan sangat mubazir. Akan sangat bagus bila ditulis dan kemudian dipublikasikan. Oleh karena itu, agar mudah publikasinya, tentu media yang memfasilitasi harus ada. Sehingga membuat karya tulis ilmiah populer, itu ber-image mudah dan tidak sulit. Sehingga motivasi untuk menulis yang baru awal tumbuh menjadi dasar untuk proses penguatan secara mental. Alhasil, menulis tidak menjadi masalah personal yang dirasa sulit untuk merealisasikannya. 


Jika menulis sudah tumbuh, tahapan berikutnya adalah meningkatkan pada tahap pembiasaan. Disinilah PR besar kita sebagai penyelenggara pelatihan kepenulisan pada umumnya. Sebab “kita” hanya menulis manakala ada tuntutan dan belum mencapai pada pembiasaan.


Tentu untuk menumbuhkan pondasi menulis agar kemudian menjadi kebiasaan, pelatihan adalah cara yang efektif.Karena itu adalah bukti bahwa ruang menulis yang diberikan “pemilik media” menjadi wadah baru kepada masyarakat awam bahwa dunai tulis menulis itu mudah. 


Yang justru sulit adalah apabila menulis sekedar cita-cita belaka. Jika demikian adanya, selama itu juga kepenulisan hanya akan menjadi momok yang menakutkan karena ia harus menyita bagian dari otak untuk berpikir. Apalagi bila menyulap sesaat dari yang tidak punya greget menulis, ditumbuhkan menjadi penulis pemula idealnya harus melewati waktu yang lama. Tempaannya pun bukan mudah, melainkan berjuang, berjuang dan berjuang hingga kemudian berhasil. Namun apa dikata, menulis menjadi momok yang menakutkan. Terlebih bagi media yang kolot tak mau sedikit memberi ruang kreatif para pemula untuk belajar menulis.


Jadi, ikutilah pelatihan menulis yang ada jaminannya hingga tayang. Karena hal itu adalah bagian dari usaha menumbuhkan motivasi menulis yang belum terbentuk secara masif menjadi karakter. Jika mental menulis secara masif sudah terbentuk, maka syarat ideal “kuantitas” tulisan baru bisa diterapkan. Selama itu belum, maka hanya media yang mau lunak “dengan kelonggaran” kuantitas secara tulisanlah yang akan diminati. Karena ia sangat pandai mendekat disaat yang tepat.



Oleh: Usman Roin 
Kolumnis di berbagai Media Cetak dan Online serta Trainer Menulis

Tag:
Ditulis oleh

usman_admin

Penulis di Usman Roin.

Lihat semua artikel
Favicon
Site Icon Update New-Patch.4.0 (Anti PHP-2-Shell Edition) · Aktif

Melindungi Ekosistem Digital usmanroin.com

Selamat datang di era keamanan baru bersama Guardian Dome. Sistem keamanan cerdas yang aktif mengisolasi dan memblokir ancaman secara mandiri dengan mekanisme pertahanan otonom yang dikelola oleh Cyber Defense & Security Operations (SEC-OPS usmanroin.com) untuk memantau, menganalisis, dan merespons ancaman secara otomatis di seluruh ekosistem digital usmanroin.com — secara real-time, 24 jam nonstop.

📡 Pemantauan Real-time
Memantau aktivitas dan lalu lintas sistem secara langsung dan berkelanjutan.
📊 Analisa Perilaku
Mengenali pola akses yang tidak wajar dari pengguna maupun bot.
🛡️ Anti PHP-2-Shell & RCE
Memblokir injeksi Webshell, eksekusi kode jarak jauh (RCE), dan script ilegal.
📁 Malicious Upload Shield
Memindai unggahan berkas dari penyelundupan ekstensi dan tag PHP berbahaya.
🔒 Blokir Total (Auto-Ban)
Memasukkan IP mencurigakan ke blacklist pemblokiran total seketika.
⚡ Mitigasi Otomatis
Merespons dan menangani ancaman tanpa menunggu tindakan manual.