Bagi mahasiswa bimbingan skripsi yang membuat janjian dengan dosen pembimbing, akan lebih baik bila ontime. Meminjam bahasa ringkasan AI, berarti tepat waktu atau sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Bila pukul 10.00 Wib informasi yang diberikan pembimbing, maka lima bahkan 10 menit hadir lebih awal adalah cara terbaik.
Perlu diketahui, kepastian waktu yang diberikan dosen adalah slot waktu dari berbagai macam tanggung jawab yang dimilikinya. Apalagi, bila mahasiswa sedikit banyak sudah tahu rekam jejak (record) dosen biasa ontime. Maka, mahasiswa kudu ngimbangi. Mleset sedikit dari waktu janjian, ia tidak akan bertemu.
Latihan
Perilaku berdisiplin memang kudu dilatih. Awalnya memang berat untuk mengondosikan diri hadir lebih awal. Terlabih, bila kemudian sama-sama memiliki persepsi negative (suudzon), yang muncul dalam pikiran adalah kalimat ‘alah, paling juga telat’.
Agar terhindar dari pikiran negative, prasangka baik kudu ditanamkan lebih awal. Walau kemudian, dosen ‘telat’ sebagai misal, mahasiswa tetap berperasangka baik sebab yang mahal adalah sisi korektif kala melakukan proses membimbing.
Cara lain, bila jarak antara rumah dan kampus jauh, mungkin bisa ngloloni atau siap-siap berangkat lebih awal. Apalagi, perjalanan dari rumah ke kampus serba ‘misteri’. Bisa jadi ban bocor, bensin habis, hingga mungkin ada si komo lewat alias macet mendadak saat perjalanan.
Bila mahasiswa siap-siap awal, tentu ketika tiba di kampus tidak begitu telat. Beda lagi bila mepet berangkatnya, tentu dalam perjalanan ada saja rintangan yang muncul. Ketika sampai kampus, dosen sudah pulang atau beralih ke acara lain.
Jika hal ini terjadi, mahasiswa perlu melakukan evaluasi diri. Tujuannya, agar setibanya di kampus tidak menjadi sia-sia oleh sebab persiapan ke kampus kurang dini. Jadinya, sudah datangnya kurang awal, selama perjalanan muncul hambatan, masih ditambah tiba kampus tidak bertemu dosen pembimbing.
Hal ini sebagaimana pribahasa, ‘sudah jatuh tertimpa tangga’ atau mendapat musibah, kesusahan, atau kemalangan secara bertubi-tubi dan beruntun.