agama

Kisah Pilu ‘Karpet Masjid’

usman_admin Penulis
2 menit baca 8 kali
Daftar Isi
  • Memuat...

ADA-kisah menarik tentang karpet masjid. Tepatnya karpet masjid yang selesai dicucikan namun tidak kunjung dipasang-pasang kembali oleh marbot. Mengutip wikipedia.org, marbot masjid adalah seseorang yang bertanggung jawab mengurus keperluan masjid, utamanya yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan tempat ibadah tersebut.

Terlebih, meminjam bahasa H. Ahmad Yani dan Achmad Satori Ismail dalam buku ‘Menuju Masjid Ideal’ (2001: 96) bahwa kelengkapan fasilitas masjid (Karpet, AC, ruangan-ruangan, dll) adalah bagian dari tanda langkah-langkah menuju masjid itu dikatakan ideal. Sebab, masjid telah memiliki kelengkapan fasilitas untuk memakmurkan umatnya baik terkait ubudiyah, sosial, pendidikan dan lain-lainnya.

Anehnya, melihat karpet sebagai kelengkapan fasilitas masjid yang ideal, dan tidak kunjung dipasang, tidak banyak yang coba memberi masukan. Atau justru, penulis yang terakhir memberi masukan. Entahlah, yang penting penulis coba untuk ikut mengingatkan. Padahal keberadaan karpet masjid itu adalah hasil dari sedekah jamaah yang semestinya di pasang demi kenyamanan jamaah saat beribadah.


Namun apalah jadinya, ternyata walau sudah selesai dicucikan dan bersih, tidak kunjung dikembalikan oleh marbot sebagaimana mestinya. Penulis yang tidak tahan, dalam arti untuk ikut mengingatkan kepada panjaga masjid (Marbot) mencari tahu, apa alasan marbot sampai menunda memasang karpet yang selesai dicuci.


Penulis pun mulai dari bertanya. “Maaf pak, kenapa karpet masjid kok belum dipasang? Padahal kan sudah selesai diantarkan karpet cuciannya!”


Si marbot kemudian menjawab, “Rencana akan dipasang besok Jumat,” ucapnya.
Penulis balik bertanya, “Kenapa mesti besok Jumat?”
Jawab marbot, “Biar tambah awet,” ucapnya! 


Penulis kemudian balik memberi wejangan, “Pak (Marbot) kalaupun karpet cepat rusak, jamaah masjid akan sangat peka untuk berebut berinfak dengan membelikan lagi.”


Penulis juga meneruskan, “Justru kalau jenengan (Marbot) menangguhkah pemasangan kembali karpet, lalu apakah para jamaah yang sudah berinfak mendapat pahala jariyah dari karpet yang tidak terpasang?”


Mendengar hal itu, marbot kemudian baru sadar dan seakan-akan sudah mengerti, namun belum kunjung dilakukan. 

Penulis kemudian menambah, “Justru jika jenengan (Marbot) menahan pemasangan karpet tersebut, jenengan (Marbot) kedosan. Karena tidak menyampaikan amanah dengan baik. Yakni, karpet yang seharusnya dipasang untuk kenyamanan beribadah, malah disimpan saja.”

Akhirnya, selesai mengingatkan hal tersebut, penulis kembali ke kantor dengan mengingat-ingat, ternyata saling mengingatkan itu diperlukan. Kata mutiara Arab mengatakan ‘Sebaik-baik teman adalah yang menunjukkanmu dalam kebaikan.’

Semoga, centilan kecil penulis ini adalah bukti bila penulis adalah teman baik. Amin ya rabbal ‘alamin.



Oleh: Usman Roin 
Penulis adalah Pengelola Abjad  gurunulis.com

Tag:
Ditulis oleh

usman_admin

Penulis di Usman Roin.

Lihat semua artikel
Favicon
Site Icon Update New-Patch.4.0 (Anti PHP-2-Shell Edition) · Aktif

Melindungi Ekosistem Digital usmanroin.com

Selamat datang di era keamanan baru bersama Guardian Dome. Sistem keamanan cerdas yang aktif mengisolasi dan memblokir ancaman secara mandiri dengan mekanisme pertahanan otonom yang dikelola oleh Cyber Defense & Security Operations (SEC-OPS usmanroin.com) untuk memantau, menganalisis, dan merespons ancaman secara otomatis di seluruh ekosistem digital usmanroin.com — secara real-time, 24 jam nonstop.

📡 Pemantauan Real-time
Memantau aktivitas dan lalu lintas sistem secara langsung dan berkelanjutan.
📊 Analisa Perilaku
Mengenali pola akses yang tidak wajar dari pengguna maupun bot.
🛡️ Anti PHP-2-Shell & RCE
Memblokir injeksi Webshell, eksekusi kode jarak jauh (RCE), dan script ilegal.
📁 Malicious Upload Shield
Memindai unggahan berkas dari penyelundupan ekstensi dan tag PHP berbahaya.
🔒 Blokir Total (Auto-Ban)
Memasukkan IP mencurigakan ke blacklist pemblokiran total seketika.
⚡ Mitigasi Otomatis
Merespons dan menangani ancaman tanpa menunggu tindakan manual.