pendidikan

Roda Kelompok yang Macet

usman_admin Penulis
3 menit baca 7 kali
Daftar Isi
  • Memuat...

BEKERJA-sama dalam sebuah kelompok di instansi pendidikan atau lainnya, itu kadang menguntungkan, namun juga menjemukan. Itulah yang penulis rasakan. 


Menguntungkannya, kalau kita bagian dari tim kelompok, maka kehadiran kita dan anggota lainnya, terkait pekerjaan seberat apapun, bila bersatu-padu akan cepat selesai. Menjadi menjemukan, karena kehadiran “patner” tidak bisa diajak kerjasama, menghambat, hingga terjadi misunderstanding saat gong-nya kegiatan.

Padahal, tugas patner itu membantu hingga terwujudnya tujuan yang lebih makro lembaga pendidikan. Tetapi apabila yang dibantu tidak membutuhkan bantuan kita, ya apa diguna kehadiran kita? 


Situasi seperti inilah yang kadang tidak saling dimengerti oleh orang-orang berkelompok. Sehingga muncul kemalasan. Bahkan sekilas melihat “wajahnya” saja, rasanya tidak ingin bersua dahuluan. Lebih lanjut, hal ini melahirkan “prasangka” apakah kehadiran –kita– hanya sebatas formalitas struktural? 


Jika seperti itu, yang diperlukan adalah kesadaran semua pihak dalam kelompok. Bahwa patner itu adalah orang yang ikut nyengkuyung. Butuh kita sengkuyung juga ide, tenaga, dan pikirannya. Hanya saja, jabatan yang kita emban dan diamanatkan entah itu sebagai Wakil Kepsek, Pj. ini dan itu, seakan menjadi sekat yang mengharuskan orang lain itu tunduk pada egonya. 


Padahal dalam kelompok, bila keberhasilan suatu apapun itu ingin dilahirkan maka saling menghormati, mendukung, menjadi ujung tombak plus tombok, dan penjernih masalah, adalah bagian pokok dari orang yang punya printilan jabatan prestise di lembaga pendidikan. 


Hanya saja, yang terjadi dilapangan tidak seindah yang kita inginkan. Tidak seromantis puisi yang dibacakan. Tidak semerdu alunan musik yang dimainkan. Tidak sesejuk angin sepoi-sepoi dan tidak secantik bunga desa. Itu karena, selain karena watak dasariah seseorang yang ingin dilihat “oleh atasan,” juga terkait dengan kekurang pengalaman dalam sebuah organisasi. 


Hal yang lain, mungkin karena merasa sudah lama alias dahulu. Padahal bila dianalogikan secara positif, justru kalau sudah lama, maka sikap “keibuannya” itu akan timbul. Menyayangi, mengayomi dan memotivasi sehingga ia tumbuh dan berkembang sebagaimana keberadaannya. Tetapi bila keibuan itu tidak tumbuh, maka yang lama hanya akan mengkambing hitamkan yang baru, tidak memberi ruang kepada yang muda, maunya hanya dia, dia dan dia. 


Jika seperti ini, hanya satu yang bisa menghentikan, Yang di Atas! Atau justru orang tersebut masih dikasih secercah harapan untuk merubah sifatnya? Mari kita jawab, hanya waktu yang bisa membuktikannya.

Oleh: Usman Roin
Penulis adalah Editor Buku “Yang Melangit dari Kata: Kumpulan Kata Mutiara SMP IT PAPB Semarang,” Editor Buku “42 Renungan Ispiratif Kehidupan,” Editor serta Penulis Buku “Menjadi Guru: Sehimpun Catatan Guru Menulis,” dan Penulis Buku “Langkah Itu Kehidupan: 5 Langkah Hidup Bahagia.”

Tag:
Ditulis oleh

usman_admin

Penulis di Usman Roin.

Lihat semua artikel
Favicon
Site Icon Update New-Patch.4.0 (Anti PHP-2-Shell Edition) · Aktif

Melindungi Ekosistem Digital usmanroin.com

Selamat datang di era keamanan baru bersama Guardian Dome. Sistem keamanan cerdas yang aktif mengisolasi dan memblokir ancaman secara mandiri dengan mekanisme pertahanan otonom yang dikelola oleh Cyber Defense & Security Operations (SEC-OPS usmanroin.com) untuk memantau, menganalisis, dan merespons ancaman secara otomatis di seluruh ekosistem digital usmanroin.com — secara real-time, 24 jam nonstop.

📡 Pemantauan Real-time
Memantau aktivitas dan lalu lintas sistem secara langsung dan berkelanjutan.
📊 Analisa Perilaku
Mengenali pola akses yang tidak wajar dari pengguna maupun bot.
🛡️ Anti PHP-2-Shell & RCE
Memblokir injeksi Webshell, eksekusi kode jarak jauh (RCE), dan script ilegal.
📁 Malicious Upload Shield
Memindai unggahan berkas dari penyelundupan ekstensi dan tag PHP berbahaya.
🔒 Blokir Total (Auto-Ban)
Memasukkan IP mencurigakan ke blacklist pemblokiran total seketika.
⚡ Mitigasi Otomatis
Merespons dan menangani ancaman tanpa menunggu tindakan manual.