agama

Hakikat Kesabaran

usman_admin Penulis
2 menit baca 5 kali
Daftar Isi
  • Memuat...

KESABARAN-satu kata kecil bila diucapkan tapi berat untuk diamalkan. Bentuk kesabaran tersebut ketika harus melayani orang lain, menyelesaikan tanggung jawab, pekerjaan, termasuk juga melayani orang tercinta (orang tua, istri, anak, dan lainnya).
 

Semua hal tersebut perlu dilakukan dengan kesabaran. Jika tidak, semua hal itu tidak akan pernah terselesaikan dengan baik, bahkan bisa jadi pertengkaran dengan orang yang kita sayangi.  Alhasil, yang asalnya memiliki perangai halus, namun ketika tidak sabar, akan hadirlah kebuasan sifat diri. Dari yang tidak punya menjadi memiliki.

Hadirnya sifat tersebut bagi penulis bisa karena banyak sebab. Salah satunya dari kebiasaan menyaksikan tayangan televisi, lalu ditelan mentah-mentah conten-nya, hingga coba-coba menerapkannya. Terlebih, jamak kita lihat, percobaannya itu dimulai dari orang-orang terdekat hingga kemudian meluber kepada lainnya. 


Sisi yang lain, kehadiran medsos juga banyak menyajikan berbagai mimik yang mudah ditiru setiap saat. Yang seolah-olah halal untuk diperankan. Padahal ada ending pesan yang banyak dilupakan, yakni dilarang meniru adegan. Namun hal itu dikesampingkan begitu saja.


Sunggung kesabaran itu adalah buah yang nyata bagi orang yang berilmu, dan senantiasa mencari hakikat terdalam melalui belajar. Sebagai misal melalui pengajian. Alhasil, bagi penulis, ada kemungkinan berubahnya tabiat orang itu sebagai akibat kurangnya mendapat asupan keilmuan, hingga hatinya beku. Ia tidak pernah ingin menambah pemahaman atas pengetahuan yang ia miliki. Sebagai misal menjadi orang yang lebih baik, mulai dari tulus melayani, senantiasa berkata baik kepada orang lain, dan sebagainya. Ini artinya, dari sisi pribadi, orang yang berubah tabiat itu bisa dikategorikan sombong. Dirasa ilmu yang dimiliki telah cukup untuk menghalau perilaku negatif yang ada pada dirinya.


Sisi yang lain, perubahan tabiat itu sebagai akibat tidak banyak orang yang mengamalkan hadis Nabi, bahwa perintah mencari ilmu itu dari buaian hingga ke liang lahat. Jika dikorelasikan dengan hal diatas, artinya orang yang sudah tahu “Akan arti sabar” menjadi nihil implementasinya akibat tidak ditambah dengan update kelimuan. Sehingga hakikat mengimplementasikannya secara murni dan kontekstual tidak tercapai. 


Akhirnya, perdalamlah keilmuanmu dengan senantiasa semangat belajar melalui media yang disediakan (majelis taklim dan sebagainya), sehingga kita bisa mengamalkan perintah Allah berupa kesabaran hingga pada tingkat substansi bukan luarnya belaka. Amin ya rabbal ‘alamin.


Oleh: Usman Roin
 
Pengelola website gurunulis.com

Tag:
Ditulis oleh

usman_admin

Penulis di Usman Roin.

Lihat semua artikel
Favicon
Site Icon Update New-Patch.4.0 (Anti PHP-2-Shell Edition) · Aktif

Melindungi Ekosistem Digital usmanroin.com

Selamat datang di era keamanan baru bersama Guardian Dome. Sistem keamanan cerdas yang aktif mengisolasi dan memblokir ancaman secara mandiri dengan mekanisme pertahanan otonom yang dikelola oleh Cyber Defense & Security Operations (SEC-OPS usmanroin.com) untuk memantau, menganalisis, dan merespons ancaman secara otomatis di seluruh ekosistem digital usmanroin.com — secara real-time, 24 jam nonstop.

📡 Pemantauan Real-time
Memantau aktivitas dan lalu lintas sistem secara langsung dan berkelanjutan.
📊 Analisa Perilaku
Mengenali pola akses yang tidak wajar dari pengguna maupun bot.
🛡️ Anti PHP-2-Shell & RCE
Memblokir injeksi Webshell, eksekusi kode jarak jauh (RCE), dan script ilegal.
📁 Malicious Upload Shield
Memindai unggahan berkas dari penyelundupan ekstensi dan tag PHP berbahaya.
🔒 Blokir Total (Auto-Ban)
Memasukkan IP mencurigakan ke blacklist pemblokiran total seketika.
⚡ Mitigasi Otomatis
Merespons dan menangani ancaman tanpa menunggu tindakan manual.