Mendeteksi Buku Berkualitas
![]() |
ilustrasi:man |
usmanroin.com-Minggu (09/03/25), penulis pergi ke pangkas rambut. Rambut yang sudah panjang, perlu untuk dirapikan sebagai kewajiban diri.
Selesai dari pangkas rambut, penulis kemudian lanjut ke Toko Buku Togamas Bojonegoro. Kala penulis –menulis dan memposting tulisan ini, Togamas tengah mereturn buku-buku lama kepada penerbit maupun supplier. Sehingga koleksi di rak, banyak yang kosong dan tinggal sedikit.
Meski begitu, penulis tetap mencari buku untuk bisa dibawa pulang dan dibaca. Satu hal yang penulis perhatikan kala mencari buku, adalah menyesuaikan dengan disiplin keilmuan. Yakni, perihal pendidikan yang di dalamnya termasuk tema keguruan.
Tema keguruan penulis pilih, karena sesuai dengan latar belakang profesi yang kini digeluti. Yakni, sebagai pendidik –atau Dosen Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri, Bojonegoro.
Genre buku tersebut penulis juga pilih, karena ia “akan” menjadi penyemangat diri guna terus berimprovisasi menjadi pendidik yang baik.
Dari niatan sederhana ini, alhamdulillah dipertemukan dengan buku “berkualitas” karya Asrul Right berjudul “Survival Teacher” (2021).
Mengapa penulis bilang “berkualitas”?
Ada satu sinopsis dihalaman belakang buku yang penulis garis bawahi dari testimoninya Dr. M. Rasyad Zein, M.M yang merupakan international education consultant (IEC).
Pada buku tersebut, beliau membubuhkan kalimat yang penulis kutip “.. tulisannya yang renyah untuk dinikmati dengan santai, buku ini juga punya tafsiran pedagogi yang cukup kaya”.
Penulis dengan menghighlight pada kalimat “.. tulisannya yang renyah untuk dinikmati..” itu sudah mengiming-ngimingi penulis untuk menjatuhkan pilihan segera ambil dan beli.
Mengapa?
Jawab penulis, untuk menghasilkan tulisan renyah yang dalam KBBI diartikan “mudah dipahami” atau “ringan”, tentu bukan satu, dua, dan tiga kali saja penulis menghasilkan karya tulis. Tetapi, sang penulis sudah malang melintang dalam dunia kepenulisan.
So, jika pembaca menemukan “penulis” yang berkategori sebagaimana di atas, sama dengan mengurai kalimat yang sulit dipahami, menjadi mudah dipahami. Dari penggunaan bahasa yang melangit jadi membumi.
Bukan malah sebaliknya, dari kalimat sulit menjadi tambah sulit dicerna. Sehingga, membuat pembaca tidak paham, serta membaca menjadi suatu aktivitas “yang malas” dan jauh untuk dilakukan.
Selain dari sinopsis yang berada di halaman belakang buku, pembaca juga bisa melihat sisi kualitas buku dari judulnya. Menggugah pembaca atau tidak!
Pembaca melihat judul “Survival Teacher”, bila dialihbahasakan dalam Bahasa Indonesia berarti “menjadi guru yang bisa hidup sepanjang zaman” menarik bagi penulis.
Sebab, dari judul yang dipilih, tulisan yang tersaji “akan” banyak membantu guru bagaimana mencipta perubahan besar dalam karir profesinya.
Kemudian ketika penulis perlihatkan kepada rekan dosen yang kebetulan satu meja kala menguji proposal skripsi mahasiswa PAI Senin (10/03/25), dia coba mengasih alternatif judul “Survival Lecturer”, yang disesuaikan dengan jenjang profesi pendidik di PT –dalam hal ini Dosen.
Inilah, alasan kedua penulis mendeteksi bila buku tersebut berkualitas. Sehingga layak dibeli dan dikonsumsi.
Tidak Menyesal
Perlu pembaca ketahui, memilih buku berkualitas untuk dibeli akan membuat diri tidak menyesal. Sebaliknya, pertanda bila menyesal dalam memilih buku, kala dibaca isinya, kadang tidak sesuai dengan judul “bombastis” yang disuguhkan.
Lain halnya bila pembaca menemukan buku berkualitas. Kita –sebagai pembaca, seperti menemukan mutiara pengetahuan yang perlu dibaca secara sistematis, mulai dari halaman depan urut ke belakang hingga selesai atau khatam.
Inilah kenikmatan sebagai pembaca, manakala bisa menemukan buku yang berkualitas untuk dibaca. Sehingga setelah dibeli, kemudian dibaca, rasa penyesalan itu tidak muncul. Bila hal itu tidak ditemukan, akan membuat diri “jera” untuk membeli buku kembali.
Semoga, deteksi sederhana ini bisa menjadi sarana pembaca membeli buku berkualitas. Amin ya rabbal 'alamin.
* Usman Roin, Penulis adalah Dosen Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri.
Posting Komentar untuk "Mendeteksi Buku Berkualitas"